Pariwisata Sebagai Strategi Transisi Ekonomi Pasca Timah di Pulau Belitung
label Ringkasan Kebijakan   event 2019   local_offer Pasca-tambang   edit RegINA
Penerbit: Polgov
Rekanan: Natural Resource Governance Institute (NRGI)

Semangat mendorong perekonomian lokal berbasis sektor-non tambang menjadi kerangka utama kajian kebijakan ini. Kajian ini menyoroti kebijakan di sektor pariwisata, perkebunan sawit, pertanian lada, dan perikanan laut, yang berpotensi mengakhiri ketergantungan terhadap pertambangan timah. Namun, kajian ini juga mencermati implikasi perkembangan sektor tersebut karena kecenderungannya melibatkan modal ekonomi berskala besar dengan jaringan nasional dan internasional. 

 


Dokumen:
2019-policy-paper-pariwisata-sebagai-strategi-transisi-ekonomi-pasca-timah-di-pulau-belitung-final.pdf (323.81kB)   |  Download
Pengelolaan Tambang Minyak Rakyat di Wonocolo, Bojonegoro
label Ringkasan Kebijakan   event 2018   local_offer Tambang rakyat
Penerbit: Polgov
Rekanan: Norwegian University of Science and Technology (NTNU), Natural Resource Governance Institute (NRGI)

Kebijakan tata kelola penambangan kawasan sumur tua Wonocolo, Kabupaten Bojonegoro selama ini terbatas pada aspek formal kelembagaan ekonomi dan prinsip tata kelola
pertambangan yang baik (good mining governance). Sementara itu, aspek sosial kultural masyarakat yang hidup dari pengelolaan minyak secara tradisional relatif belum diakomodasi. Risalah kebijakan ini bertujuan untuk memberikan masukan bagi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mengelola penambangan minyak rakyat di Wonocolo.


Dokumen:
2018-policy-paper-wonocolo-27-agustus-ind.pdf (790.86kB)   |  Download
Kajian Pustaka: Pelembagaan Pengetahuan Lokal dan Peran Lembaga Intermediasi
label Kajian Pustaka   event 2016   local_offer Pengetahuan Lokal   edit Lintang, Adriansyah Dhani, Deasy Kumalasari Dewi, Hening Kartika Nudya , Indah Surya Wardhani
Penerbit: Polgov
Rekanan: Knowledge Sector Initiative (KSI)

Kajian pustaka yang kami lakukan menunjukkan bahwa pengetahuan lokal dapat mengisi kesenjangan antara pengetahuan umum formal yang kondisi nyata. Namun, pengetahuan lokal bersifat abstrak dan memiliki sejumlah kendala untuk bersaing dalam ruang kontestasi pengetahuan. Peran lembaga intermediasi dibutuhkan untuk memfasilitasi komunitas lokal dengan bukti yang berbasis pengetahuan lokal dalam bernegosiasi dengan pembuat kebijakan dan perusahaan tambang. 

 


Dokumen:
016-buku-kajian-pustaka-pelembagaan-pengetahuan-dan-peran-lembaga-intermediary.pdf (2.85MB)   |  Download
Grafis Informasi: Sejumlah Opini tentang Pengetahuan Lokal
label Grafis Informasi   event 2016   local_offer Pengetahuan Lokal   edit RegINA
Penerbit: Polgov
Rekanan: Knowledge Sector Initiative (KSI)

Kami mendorong pengetahuan lokal untuk berkontribusi lebih bagi reformasi kebijakan demi industri ekstraktif yang lebih baik di daerah kaya sumber daya. Kami menemui sejumlah tokoh untuk berdikusi menggali bagaimana bukti pengetahuan lokal dapat menjadi bukti penting. Kami menampilkan sejumlah petikan diskusi. 

 


Dokumen:
016-kartu-pos-ksi-pengetahuan-lokal-12-13-april-jakarta.pdf (3.25MB)   |  Download
Grafis informasi: Temuan tentang Pengetahuan Lokal
label Grafis Informasi   event 2016   local_offer Pengetahuan Lokal, Pemerintah Lokal   edit RegINA
Penerbit: Polgov
Rekanan: Knowledge Sector Initiative (KSI)

Kami meneliti daerah kaya sumber daya untuk menggali bagaimana pengetahuan lokal dapat berkontribusi dalam reformasi kebijakan untuk tata kelola industri ekstraktif yang lebih baik. 

 


Dokumen:
016-infografis-ksi-pengetahuan-lokal-temuan-lapangan-12-13-april-jakarta.pdf (716.06kB)   |  Download
Pelajaran dari Banyuwangi: Hindari Keserampangan Pengerukan Alam
label Ringkasan Kebijakan   event 2016   local_offer Pengetahuan Lokal   edit RegINA
Penerbit: Polgov
Rekanan: Knowledge Sector Initiative (KSI)

Rencana pertambangan emas di Tumpang Pitu, Banyuwangi District, East Java ditentang banyak pihak. Di satu sisi, rencana itu diyakini akan meningkatkan pembangunan ekonomi lokal. Di sisi lain, rencana itu juga berdampak negatif terhadap sosial dan lingkungan. Penduduk setempat harus menanggung resiko dan biaya kerusakan alam dan ekologi yang ditimbulkan oleh kegiatan eksplorasi. Ringkasan kebijakan ini menegaskan bahwa komunitas lokal memiliki pilihan rasional dalam mencermati resiko dan biaya sosial yang ditimbulkan kegiatan ekstraktif. Hal penting yang harus dilakukan adalah mendorong aksi kolektif untuk mengoptimalkan ruang partisipasi bagi kontrol publik dalam proses penerbitan lisensi pertambangan. 


Dokumen:
016-policy-brief-ksi-pengetahuan-lokal-banyuwangi.pdf (101.37kB)   |  Download
PElajaran dari Tanah Bumbu: Memastikan Lisensi Berbasis Preferensi Publik
label Ringkasan Kebijakan   event 2016   local_offer Pengetahuan Lokal
Penerbit: Polgov
Rekanan: Knowledge Sector Initiative (KSI)

Pertambangan merupakan sektor penting bagi pembangunan sosial dan ekonomi di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan yakni berkontribusi hingga 45 persen terhadap kegiatan ekonomi daerah. Kegiatan ekstraktif mendorong pembangunan ekonomi namun juga berimplikasi terhadap sosial dan lingkungan. Sejumlah gejala menunjukkan bahwa peran komunitas lokal telah terpinggirkan dalam proses pengambilan keputusan untuk menambang. Pertambangan telah mengabaikan persetujuan komunitas lokal padahal merekalah yang harus menanggung resiko dan biaya kerusakan alam dan ekologi yang ditimbulkan kegiatan eksplorasi. Ringkasan kebijakan ini menegaskan bahwa komunitas lokal memiliki pilihan rasional dalam mencermati resiko dan biaya sosial yang ditimbulkan kegiatan ekstraktif. Hal penting yang harus dilakukan adalah mendorong aksi kolektif untuk mengoptimalkan ruang partisipasi bagi kontrol publik dalam proses penerbitan lisensi pertambangan. 

 


Dokumen:
2016-policy-brief-ksi-pengetahuan-lokal-tanah-bumbu.pdf (95.24kB)   |  Download
Pelajaran dari Manggarai: Merajut Kontrol Masyarakat Berbasis Pengetahuan Lokal
label Ringkasan Kebijakan   event 2016   local_offer Pengetahuan Lokal   edit RegINA
Penerbit: Polgov
Rekanan: Knowledge Sector Initiative (KSI)

Ringkasan kebijakan ini menegaskan bahwa komunitas lokal memiliki pengetahuan yang berbasis pada tradisi dan kebudayaan untuk melindungi kesehatan dan keseimbangan ekologi. Dengan membuka ruang bagi komunitas lokal untuk menyampaikan aspirasinya, pemerintah daerah dapat meningkatkan kontrol publik untuk meminimalkan resiko kegiatan ekstraktif yang destruktif. 


Dokumen:
2016-policy-brief-ksi-pengetahuan-lokal-manggarai.pdf (90.82kB)   |  Download
Pelajaran dari Belu: Mendorong Pengetahuan Lokal sebagai Referensi dalam Proses Kebijakan Daerah
label Ringkasan Kebijakan   event 2016   local_offer Pengetahuan Lokal   edit RegINA
Penerbit: Polgov
Rekanan: Knowledge Sector Initiative (KSI)

Kaya akan komoditas mineral, NTT menarik minat banyak investor untuk membuka pertambangan secara masif di Belu. Namun, sejumlah gejala menunjukkan terabaikannya peran komunitas lokal dalam proses pengambilan keputusan untuk menambang. Pertambangan telah mengabaikan persetujuan masyarakat lokal padahal mereka lah yang harus menanggung segala resiko dan biaya kerusakan alam dan ekologi yang ditimbulkan kegiatan eksplorasi. Ringkasan kebijakan ini menekankan bahwa komunitas lokal memiliki pengetahuan yang bersumber pada tradisi dan kebudayaan untuk melindungi kesehatan dan keseimbangan ekologi. Dengan membuka kesempatan bagi masyarakat lokal untuk menyampaikan aspirasi, pemerintah daerah dapat meningkatkan kontrol publik untuk meminimalkan resiko kegiatan ekstraktif yang merusak. 


Dokumen:
2016-policy-brief-ksi-pengetahuan-lokal-belu.pdf (3.73MB)   |  Download